Wednesday, January 9, 2008

Donat Kentang

By : Saf Instanposted
by : yanti indrananda

Bahan :
1 kg tepung terigu (Cakra)
180 gr gula pasir1
5 gr ragi
5 gr Baker's Bonus
15 gr garam
70 gr margarine/butter
50 gr butter
40 gr susu bubuk
5 btr kuning telur
400 cc air

Cara Membuat :
1. Aduk rata semua bahan kering. Kocok bersama kuning telur
2. Masukkan mentega/butter. Teruskan mengocok/menguleni sampai kalis
3. Bulatkan adonan, istirahatkan 15 menit sambil ditutup plastic
4. Cetak donat, letakkan di loyang yang sudah di alas mentega.
Istirahatkan kembali 1 jam sambil ditutup plastik
5. Goreng dalam minyak banyak dengan api sedang cenderung kecil
6. Beri topping sesuai selera

NOTE :
---->Untuk donat kentang, ganti 250 gr terigu dengan kentang yang sudah dikukus dan dihaluskan. Atau, ganti 400 gr tepung terigu dengan tepung kentang.

----->Pada saat mengocok, kentang kukus/tepung kentang dimasukkan terakhir

Photo Hadin 0-1 y o


















KLAPPERTART

Source : Kursus Wilton
Modified & Posted by Ruri Bu Admin NCC

Ingredients
Bahan :
1000 cc fresh milk
250 gr gula pasir -> boleh dikurangi sampai 230 gr
50 gr tepung terigu
50 gr tepung custard
50 gr maizena
150 gr mentega
6 btr kuning telur -> bisa ditambah max 3 btr
2 btr kelapa muda -> boleh ditambah sampai 4 btr
100 gr kenari panggang cincang
kayu manis bubuk

Toping :
6 btr putih telur
4 sdm gula pasir
2 sdm tepung terigu
kismis direndam air hangat, peras dan ciprati rhum
& kayu manis bubuk

Directions
Cara membuat :
1. Didihkan 800 cc fresh milk dan gula pasir
2. Larutkan tepung terigu, custard dan maizena dengan 200 cc fresh milk
3. Masukkan campuran susu dan tepung kedalam susu panas, aduk terus sampai mengental dan meletup-letup
4. Angkat dari api, masukkan mentega, aduk rata
5. Masukkan kenari dan kayu manis bubuk
6. Masukkan kuning telur satu persatu
7. Masukkan daging kelapa muda, aduk rata
8. Masukkan adonan kedalam cup sampai ¾ tinggi
9. Bakar dengan cara ditim selama 15 menit dengan suhu 160° sampai ½ matang
10. Kocok putih telur dengan mixer sambil dimasukkan gula sedikit sedikit sampai kaku
11. Masukkan tepung terigu, aduk rata dengan spatula
12. Semprotkan toping keatas adonan ½ matang sampai cukup tinggi, taburi dengan kismis dan kayu manis bubuk
13. Bakar lagi sampai toping berwarna kekuningan

Hasil ± 30 cup aluminium kecil

25 Ways To Talk So Your Children Will Listen

(http://www.askdrsears.com/html/6/T061000.asp
(translated by SylviaRadjawane)

Bagian penting dari DISIPLIN adalah belajar bagaimana berbicara dengan anak-anak. Cara Anda berbicara dengan anak Anda menentukan cara dia belajarberbicara dengan orang lain. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk masalah ini:

1. Connect before you direct
Sebelum memberikan arahan kepada anak Anda, jongkoklah setinggi level mata anak Anda dan tatap matanya untuk mendapatkan perhatiannya. Ajarlah dia bagaimana untuk fokus: 'Mary, saya butuh perhatianmu', 'Billy, saya butuhkamu mendengarkan ini'.Berikan 'bahasa tubuh' yang sama saat mendengarkan mereka. Pastikan kontak mata Anda tidak terlalu intens sehingga anak Anda menganggap pandangan mata itu sebagai cara 'berkomunikasi' bukan 'mengontrol'.

2. Address the child
Awali permintaan Anda dengan menyebutkan nama anak Anda, "Lauren, bisa tolong ..."

3. Stay brief
Gunakan aturan 'satu kalimat': letakkan kata arahan di permulaan kalimat. Semakin lama Anda bertele-tele, anak Anda semakin berperi laku'tuli' dengan isi kata-kata Anda. Terlalu banyak bicara adalah kesalahan paling umum terjadi saat berdialog tentang suatu masalah. Kondisi sepert iini membuat anak Anda merasa bahwa Anda sendiri tidak terlalu yakin dengan apa yang ingin Anda sampaikan. Dan ia akan beranggapan bahwa semakin ia membuat Anda terus bicara, semakin mudah membuat Anda menyimpang dari pokok masalah sebenarnya .

4. Stay simple
Gunakan kalimat-kalimat pendek dengan kata-kata yang mengandung 1 suku kata. Cobalah dengarkan bagaimana anak-anak berkomunikasi dengan teman sebayanya dan cermatilah caranya. Bila anak Anda sudah memperlihatkan pandangan yang menunjukkan bahwa ia sedang tidak berminat, itu artinya kata-kata Anda tidak lagi dimengerti olehnya.

5. Ask your child to repeat the request back to you
Jika ia tidak dapat mengulanginya, mungkin kata-kata Anda terlalu panjangatau terlalu rumit.

6. Make an offer the child can't refuse
Anda dapat memberikan alasan kepada seorang anak usia 2 atau 3 tahun,khususnya untuk menghindari 'unjuk kekuatan' antara Anda dengannya,misalnya: 'Cepat berpakaian supaya kamu bisa main di luar'. Berikan sebuah alasan untuk permintaan Anda yang memang untuk 'keuntungan' sang anak danjuga 'sulit untuk ditolak' dia. Kondisi ini akan membuatnya tidakmencoba 'unjuk kekuatan' dan mau melakukan apa yang kita inginkan.

7. Be positive
Daripada mengatakan 'Jangan lari-lari!', cobalah dengan: 'Di dalam rumah kita berjalan, di luar rumah kamu boleh berlari'.

8. Begin your directives with "I want".
Daripada mengatakan 'Turun!', cobalah dengan: 'Saya ingin kamu turun'. Daripada, 'Sekarang giliran Becky', cobalah dengan: 'Saya ingin kamu berigiliran buat Becky'.
Metode seperti ini berhasil baik untuk anak-anak yangingin bersikap baik tapi tidak suka 'diperintah'. Dengan mengucapkan, 'Saya ingin,' Anda memberinya alasan untuk 'rela melakukannya' dibandingkan hanya sekadar 'sebuah perintah'.

9. "When … then".'
Setelah kamu selesai menggosok gigi, saya akan mulai membacakan cerita'.'Setelah PR mu selesai, kamu boleh nonton TV'. Kata 'setelah' yang menyatakan bahwa Anda mengharapkan 'kepatuhan', lebih berhasil diterapkan dibandingkan kata 'kalau'. Pemilihan kata ini mengondisikan anak pada suatu pilihan, saat Anda tidak bermaksud memberinya pilihan.

10. Leg first, mouth second.
Daripada berteriak 'Matikan TV, sekarang makan malam!', cobalah untukberjalan mendekati anak, bergabung dengan keasyikannya nonton TV sebentar,dan setelah itu, saat ada jeda iklan TV, mintalah anak Anda mematikan TV. Berjalan mendekati anak Anda sebelum memintanya melakukan sesuatu memiliki pesan tersirat bahwa Anda serius dengan permintaan Anda. Jika tidak demikian, anak-anak hanya akan menafsirkannya sebagai pilihan belaka.

11. Give choices
Kamu mau pakai piyama atau gosok gigi dulu?' 'Baju warna merah atau yang biru?'

12. Speak developmentally correctly.
Semakin kecil usia seorang anak, pengarahan Anda seharusnya semakin pendek dan semakin sederhana. Pertimbangkan tingkat pengertian anak Anda. Sebaga icontoh, suatu kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua saat bertanya pada anaknya yang masih berusia 3 tahun, 'Kenapa kamu lakukan itu?' Bahkan sebagian besar orang dewasa pun hampir tidak dapat menjawab pertanyaan seperti itu. Cobalah dengan, 'Mari kita bicarakan tentang apa yang barusaja kamu lakukan'.

13. Speak socially correctly
Bahkan anak usia 2 tahun pun dapat belajar mengatakan 'tolong'. Upayakan anak Anda belajar bersikap sopan. Jangan sampai mereka berpikir bahwa 'etika' adalah sebuah 'pilihan'. Berbicaralah kepada anak Anda dengan cara yang Anda inginkan mereka lakukan juga kepada Anda.

14. Speak psychologically correctly.
Kalimat pembuka berupa 'ancaman' atau 'menghakimi' cenderung menempatkan anakpada sikap mempertahankan diri. Kata 'kamu' berisi pesan yang membua tseorang anak jadi bungkam. Kata 'saya' berisi pesan yang 'tidak menuduh'.Daripada mengatakan, 'Kamu lebih baik lakukan ini...' atau 'Kamu harus ...',cobalah katakan, 'Saya ingin ...' atau, 'Saya senang sekali kalau kamu...'. Daripada mengatakan 'Kamu harus membersihkan meja', cobalah katakan,'Saya butuh kamu untuk membersihkan meja ini'.Sebaliknya, jangan berikan pertanyaan arahan bila tidak ingin mendapatkan jawaban 'tidak'. Contoh: jangan katakan, 'Maukah kamu mengangkat jas mu?',cukup katakan, 'Tolong angkat jas mu.'
15. Write it.
Mengingatkan' dapat berubah dengan mudah menjadi 'mengomel', khususnya bag ianak-anak pra-remaja yang merasa jika mereka diperintahkan sesuatu akan membuat mereka langsung masuk ke dalam golongan 'budak'.Tanpa mengucapkan 1 kata, Anda dapat berkomunikasi apa saja yang ingin Anda sampaikan. Bicaralah dengan pensil dan notes. Tinggalkan catatan/pesanjenaka untuk anak Anda. Lalu duduklah dan lihatlah apa yang akan terjadi.

16. Talk the child down.
Semakin nyaring anak Anda berteriak, semakin lembut Anda meresponinya.Biarkan anak Anda meluapkan kemarahannya sementara Anda sewaktu-waktu menyela dengan komentar: 'Ok, saya mengerti' atau, ' Boleh saya bantu?' Kadang-kadang hanya dengan memiliki seorang pendengar yang perduliakan meredakan sifat tantrum seorang anak. Jika Anda menghadapinya dengan tingkat kemarahan yang sama dengan anak Anda,Anda harus berhadapan dengan 2 macam tantrum. Jadilah sebagai orang dewasa untuk anak Anda.
17. Settle the listener.
Sebelum memberikan perintah, pulihkan lebih dahulu keseimbangan emosi Anda.Jika tidak, Anda hanya akan membuang waktu saja. Tidak ada satupun yang'mengendap' dalam pikiran seorang anak bila dia sedang berada dalam kondisi emosi yang tidak baik.
18. Replay your message.
Batita butuh diarahkan ribuan kali. Anak-anak di bawah usia 2 tahun masih sulit memahami arahan-arahan Anda. Sebagian besar anak usia 3 tahunan mulai belajar memahami arahan sehingga apa yang Anda bicarakan mulai'mengendap' dalam pikiran mereka. Cobalah untuk mulai mengurangi 'arahan yang diulang-ulang' saat anak Anda mulai beranjak lebih besar. Anak-anakpra-remaja bahkan menilai 'pengulangan' ini sebagai bentuk 'omelan'.

19. Let your child complete the thought
Daripada mengatakan, 'Jangan sampai barang-barang kotor dan berantakan ini bertumpuk!,' cobalah katakan, 'Matthew, coba pikirkan di mana kamu mau menyimpan peralatan sepak bolamu ini.'. Membiarkan anak memikirkan hal seperti ini cenderung memberikannya sebuah pelajaran yang bertahan lama.

20. Use rhyme rules.
Misal: 'If you hit, you must sit.'. Mintalah anak Anda mengulangi ritme yang semacam ini.

21. Give likable alternatives.
Kamu nggak bisa pergi sendirian ke taman itu, tapi kamu bisa bermain dilapangan sebelah'

22. Give advance notice.
Kita akan segera pergi. Bilang 'bye-bye' ke mainanmu, 'bye-bye' keteman-temanmu.'

23. Open up a closed child.
Hati-hati dalam memilih kalimat yang bertujuan untuk 'membuka' pikiran dan mulut si kecil yang sedang 'tertutup' ini. Tetaplah pada topik-topik yangAnda tahu bisa membuat anak Anda antusias. Ajukan pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban lebih daripada hanya 'ya' atau 'tidak'. Tetaplah pada hal-hal yang spesifik. Daripada mengatakan, 'Apakah kamu senang disekolah hari ini?', cobalah katakan 'Apa yang paling menyenangkan yang kamu kerjakan hari ini?'

24. Use "When you… I feel… because..
Contoh, 'Kalau kamu lari-lari dan jauh dari mama di dalam toko ini, mamaakan sangat khawatir karena mungkin saja kamu akan tersesat'

25. Close the discussion.
Jika memang ada hal yang tidak dapat lagi didiskusikan, katakanlah kepada anak Anda. 'Saya tidak akan berubah pikiran tentang masalah ini. Maaf.' Anda akan menghemat 'kelelahan' dan 'air mata' Anda juga anakAnda. Simpan saja nada 'serius' Anda jika diperlukan nanti.

Doa Mohon Kesembuhan

Adz-hibil ba'sa rabban naas, isyfinii antasy-syaafii, laa syifaa-a illaa syifaa-uk, syifaa-an laa yu-ghaadiru saqomaw walaa alamaa.

Artinya :
Lenyapkanlah penderitaanku wahai Tuhan sekalian Manusia. Sembuhkanlah aku. Engkaulah pemberi kesembuhan. Tiada kesembuhan kecuali kesembuhandaripada-Mu, kesembuhan yang tidak akan menimbulkan bekas

Doa Nurun Nubuwwah

Allahumma zis-sultanil-azim,wa zil-mannil qadim, wa zil-wajhil karim wa waliyyil-kalimatit-tammati wad-da’awatil-mustajabati ‘aqilil Hasani wal-Husaini min anfusil-haqqi ‘ainul qudrati wan-nazirina wa’ainul-jinni wal-insi wasy-syayatin, wa iy yakadul-lazina kafaru la-yuzliqunaka bi absarihim lamma sami’uz-zikra wa ya qulun, innahu lamajnun, wa ma huwa illa zikrul lil-‘alamin. Wa mustajabi Luqmanil hakim, wa warisa Sulaimanubnu Dawuda ‘allaihimas-salamul-wadudu zul-‘arsyil-majid, tawwil ‘umri wa sahhih jasadi waqdi hajati wa aksir amwali wa auladi wa habbibni lin-nasi ajma’ina waa taba’adal-adawata kullum mim Bani Adama ‘alaihis-salamu man kana hayyaw wa ya hiqqal-qaulu ‘alal-kafirin. Innaka ‘ala kulli syai’in qadir. Subhana rabbika rabbil-izzati ‘amma yasifun, wasalamun ‘alal-mursaln, wal hamdulillahi rabbil-alamin.
Artinya :
Ya Allah Dzat yang memiliki kekuasaan yang Agung, yang memiliki wajah yang mulia,menguasai kalimat-kalimat yang sempurna dan doa-doa mustajab,penanggung jawab Hasan Husain dari jiwa-jiwa yang hak, dan sesungguhnya orang-orang yang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mereka mendengan Al Qur’an dan mereka berkata: “Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan Al Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat”. Dan yang mengijabahi Luqman hakim, dan Sulaiman yang telah mewarisi Dawud a.s. Allah Dzat yang Maha Pengasih lagi memiliki singgassaana, lagi Maha Mulia, panjangkanlah umurku, sehatkanlah badankau, kabulkanlah hajatku, perbanyaklah harta bendaku dan anak-anakku, cintailah kepada semua manusia, jauhkanlah permusuhan dari anak cucu nabi Adam as, orang-orang yang masih hidup dan agar tetap ancaman siksa bagi orang-orang yang kafir dan katakanlah: “Yang hak telah datang dan yang bathil telah lenyap, dan sesungguhnya perkara yang bathil pasti akan lenyap” dan kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang orang yang beriman dan Al Qur’an tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya kecualai kerugian. Maha suci Allah Tuhanmu dan Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang diberikan oleh orang-orang kafir. Dan semoga keselamatan bagi para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Doa Setelah Shalat Hajat

La illaha illallahul–halimul-karim, subhanallahi rabbil ‘asyil-azim, al-hamdu lillahil rabbil ‘alamin. As’aluka mujibati rahmatika wa’aza’ima maghfiratika wal-ismata min kulli’ zambiw wal-ghanimata min kulli birriw was-salamata min kulli ismin, la tada’li zamban illa ghafartu, wa la hamman illa farrajtahu wa la hajatan hiya laka ridan illa qadhaitaha ya arhamar rahimiin.
Artinya :
Tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya melainkan Allah, Maha Penyantun lagi Maha Mulia, aku mohon kepadaMu hal hal yang menyebabkan rahmatMu dan memantapkan hati untuk memperoleh ampunanMu. Dan aku memohon pula untuk memperoleh seluruh kebaikan serta selamat dari melakukan seluruh dosa. Janganlah hendaknya Engkau meninggalkan dosan kepadaku, melainkan Engkau mengampuninya, dan meninggalkan kesusahan melainkan Engkau melapangkannya, tiada hajat yang Engkau ridhai kecuali Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang paling pengasih dan penyayang.